Menu

Mode Gelap
Gembong Kritik Penutupan Gerai Holywings: Sudah Viral Baru Bertindak Seorang Nenek Dipaksa jadi Pengemis oleh Anak, Wawali Surabaya Geram Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Jebolnya Tandon Air Proyek LRT Belum Ada Kemajuan, Laporan Dugaan Pencabulan Bocah 5 Tahun di Sidoarjo Tutorial promosi Facebook ada di sini! Panduan 11 langkah untuk membawa promosi Facebook Anda ke level selanjutnya

Nasional · 15 Feb 2023 01:01 WIB ·

Cegah Pernikahan Dini, Pemprov Sulbar-Kemenag Kerahkan 500 Penghulu


 Cegah Pernikahan Dini, Pemprov Sulbar-Kemenag Kerahkan 500 Penghulu Perbesar

Adlink.id – Pernikahan dini di Sulawesi Barat menjadi persoalan serius bagi pemerintah provinsi (pemprov) setempat. Angkanya mencapai 17,71 persen. Pemprov Sulbar berharap Kementerian Agama (Kemenag) bisa ikut membantu agar pernikahan sebelum usianya bisa ditekan.

Upaya itu diwujudkan dalam kerja sama antara Pemprov Sulbar dengan Kemenag. Yakni, akan mengerahkan 500 penghulu ke tengah masyarakat untuk mengantisipasi anak-anak mereka yang tidak cepat-cepat dikawinkan.

Sekda Sulbar Muhammad Idris mengatakan, setelahnya berusaha menekan kasus stunting. Salah satu pemicu terjadinya stunting lahirnya orang tua yang masih berusia anak-anak. Untuk itu, pernikahan anak usia dini harus dihindari.

“Di antaranya, kampanye pencegahan perkawinan anak di sekolah dengan melaksanakan dan melalui dakwah, baik pada saat khotbah Jumat, dan lain sebagainya,” ujar Muhammad Idris seperti dilansir AntaraRabu (15/2).

Langkah itu selain melibatkan penghulu sebagai jajaran dari Kemenag, juga dari BKKBN Sulbar, BAZNAS Sulbar, dan pihak-pihak pondok pesantren.

Untuk diketahui, berdasarkan data survei BPS Sulbar proporsi perkawinan anak mencapai angka 17,71 persen.

Kepala Kanwil Kemenag Sulbar Syafruddin Baderung menyatakan, dia akan melaksanakan kegiatan forum group diskusi (FGD) untuk memperkuat kapasitas penghulu dan penyuluh agama dalam pencegahan perkawinan anak.

Sekitar 500 orang penghulu dan penyuluh agama di Sulbar akan diberikan pelatihan dalam mengampanyekan pencegahan perkawinan anak.

“Akan dilaksanakan khotbah seragam dan melakukan pendekatan sosiologis, religi, dan lainnya, dan akan dibuatkan daerah percontohan pencegahan pernikahan anak usia dini,” katanya pula.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Akselerasi Capaian UHC, BPJS Kesehatan Luncurkan Program Pesiar

30 Agustus 2023 - 06:46 WIB

Akselerasi Capaian UHC, BPJS Kesehatan Luncurkan Program Pesiar

Hari Krida Pertanian, Mentan SYL Ajak Sejahterakan Petani dengan Stop Importasi

25 Juni 2023 - 06:28 WIB

Hari Krida Pertanian, Mentan SYL Ajak Sejahterakan Petani dengan Stop Importasi

Seorang Warga Konawe Selatan Tewas Tersambar Petir saat Mancing

6 Maret 2023 - 02:09 WIB

Seorang Warga Konawe Selatan Tewas Tersambar Petir saat Mancing

KJRI Jeddah Lakukan Pencatatan WNI Tak Berdokumen Resmi

3 Maret 2023 - 06:30 WIB

KJRI Jeddah Lakukan Pencatatan WNI Tak Berdokumen Resmi

AHY Ajak Kader Dukung Anies Pimpin Perubahan dan Perbaikan

3 Maret 2023 - 01:23 WIB

AHY Ajak Kader Dukung Anies Pimpin Perubahan dan Perbaikan

Pesta Miras Plus Penganiayaan di Makassar, 3 Remaja Meninggal

3 Maret 2023 - 00:27 WIB

Pesta Miras Plus Penganiayaan di Makassar, 3 Remaja Meninggal
Trending di Berita Sekitar Anda